Jangan Salah Tanggap, Darah Rendah dan Kurang Darah Tidaklah Sama!
Sering mengalami pusing atau tubuh sering terasa kelelahan setiap beraktifitas bisa menjadi salah satu tanda kurang darah ataupun memiliki penyakit darah rendah. Walaupun gejalanya mirip, nyatanya kedua penyakit ini sungguh berbeda.
Kurang darah atau biasa kita kenal dengan anemia adalah kondisi ketika tubuh kekurangan sel darah merah yang sehat atau ketika sel darah merah tidak berfungsi dengan baik. Akibatnya organ tubuh tidak mendapat oksigen yang cukup sehingga membuat penderita anemia mudah lelah. Bahkan beberapa diantaranya menunjukkan wajah yang pucat. Sehingga orang dengan anemia sering mengeluhkan pusing ataupun lemah.
Cara mengukur seseorang terkena anemia atau tidak yaitu dengan mengukur kadar protein dalam sel darah merah atau yang biasa di sebut dengan hemogoblin yang kita lihat dengan nilai rujukan hb.
Berbeda dengan kurang darah, darah rendah atau hipotensi terjadi ketika seseorang memiliki tekanan darah 90/60 atau lebih rendah. Orang yang memiliki kondisi darah rendah seringkali mengeluhkan pusing serta merasa lelah. Kondisi hipotensi ini terkadang dapat menjadi tanda dari kondisi mendasar yang harus diobati.
Penyebab kurang darah dan darah rendah
Penyebab anemia umumnya adalah kekurangan zat besi dalam tubuh. Namun penyebab anemia secara lebih lanjut dapat dilihat dalam dua kategori yakni karena adanya penurunan produksi sel darah merah atau adanya peningkatan kerusakan sel darah merah.
Sementara itu pada kondisi darah rendah, penyebabnya adalah sebagai berikut:
- Kehamilan
- Kehilangan darah dalam jumlah besar karena cedera
- Gangguan sirkulasi yang disebabkan oleh serangan jantung atau katup jantung yang rusak
- Syok anafilaksis (reaksi alergi yang parah)
- Lemah dan syok yang disertai dehidrasi
- Gangguan seperti diabetes, insufisiensi adrenal, dan penyakit tiroid
- Infeksi aliran darah
- Obat-obatan tertentu seperti beta-blocker, nitrogliserin, diuretik, antidepresan trisiklik, dan obat disfungsi ereksi
Perbedaan cara mengetahui darah rendah dan kurang darah
Perbedaan lain yang cukup kentara antara darah rendah dan kurang darah adalah cara pemeriksaannya. Untuk memastikan Anda mengalami anemia atau tidak, Anda perlu melakukan tes darah.
Sementara itu, untuk mengetahui apakah Anda mengalami tekanan darah rendah, Anda hanya membutuhkan tensimeter untuk mengukur tekanan darah Anda. Cara ini cenderung lebih praktis.
Beberapa pemeriksaan penunjang lain untuk mengetahui tekanan darah rendah (hipotensi), antara lain:
- Tes darah (untuk memeriksa beberapa penyebab darah rendah, seperti hipoglikemia, hiperglikemia, atau anemia)
- EKG (untuk mengukur aktivitas kelistrikan di jantung serta mengetahui lambat cepatnya detak jantung)
- Tilt table test (tes meja miring) (tes ini bertujuan untuk melihat reaksi tubuh terhadap perubahan posisi)
Pengobatan darah rendah dan kurang darah
Mengingat penyebabnya berbeda, cara mengatasi darah rendah dan pengobatan anemia pun punya perbedaan.
Kita harus tahu dulu apa yang menyebabkan anemia. Misalnya, jika anemia disebabkan oleh kekurangan zat besi, vitamin B12, dan folat, cara mengatasi kurang darah yang umumnya dianjurkan adalah dengan mengkonsumsi suplemen dan melakukan perubahan pola makan yang tepat.
Makan makanan penambah darah, seperti bayam, hati ayam, hati sapi dan jeruk bisa jadi salah satu caranya.
Suplemen anemia yang bisa meningkatkan kadar Hb, diantaranya bisa yang mengandung kurma, madu, habbatussauda dan suplemen lain yang bisa membantu meningkatkan HB. Bisa memilih obat herbal SEH MADU karena mengandung habbatusauda yang juga bisa membantu masalah anemia juga membantu menjaga tubuh agar tetap sehat.
Apabila produksi sel darah merah kurang karena adanya kerusakan sumsum tulang, dokter mungkin menyarankan operasi tertentu. Transfusi darah juga bisa diberikan pada pasien yang mengalami anemia berat.
Sementara itu, darah rendah yang terhitung ringan biasanya tidak membutuhkan pengobatan. Bahkan, tak ada gejala yang muncul juga.
Seperti halnya anemia, darah rendah juga perlu ditangani sesuai penyebabnya.
Beberapa cara mengatasi darah rendah yang umumnya dilakukan, antara lain:
- Konsumsi lebih banyak garam karena natrium dapat meningkatkan tekanan darah
- Minum lebih banyak air
- Kenakan stoking kompresi
- Pemberian obat-obatan darah rendah
- Komsumsi Herbal pilihan yang berkhasiat, misalnya saja SEH MADU.
Mengetahui perbedaan kurang darah dan anemia sangat penting agar kita tidak salah mengobati dan mengambil tindakan terhadap masalah kesehatan yang sedang kita alami.
Tapi memiliki beberapa gejala di atas bukan berarti Anda pasti punya anemia ataupun tekanan darah rendah.
Apabila memiliki keraguan tertentu, Anda juga bisa berkonsultasi dengan costumer care kami di website secara gratis. Bisa juga langsung mencari tahu tentang kami dan membeli produk secara langsung di marketplace habbacco99 official ataupun amiralab official, karena ada promo menarik yang sedang berlangsung, jangan sampai kehabisan!
Klik Link di bawah ini untuk menikmati promo yang sedang berlangsung!
(sumber: sariasih.com/kesehatan/perbedaankurangdarahdarahrendah,sehatq.com/perbedaandarahrendahkurangdarah,vivahealth.com/anemia)