LIfe Style

Fakta Bahaya Menggunakan Earphone Ketika Tidur!

October 20, 2022
Shutterstock

Musik memang menjadi teman di segala situasi. Kemudahan teknologi membuat kita dapat mendengarkan musik dari berbagai platform baik online maupun offline. Kehadiran musik menjadi pelengkap di berbagai suasana.

 

Buktinya, ada beberapa orang yang harus mendengarkan musik untuk tidur dengan nyenyak. Bahkan tidak jarang dari mereka yang tidur memakai headset untuk mendengarkan musik. 

 

Musik yang masih menggema lewat earphone selama tidur dapat memberikan efek buruk pada kesehatan telinga. Departemen Otorhinolaryngologi di Rumah Sakit Asia University Chinese Taipei pernah melaporkan kasus seorang remaja yang mengalami tuli karena tidur sambil mendengarkan musik keras menggunakan earphone

 

Kerusakan ini dapat terjadi karena saat tidur sirkulasi di tubuh manusia melambat. Sementara sel-sel rambut di telinga dirangsang suara yang keluar dari earphone. Hal ini mengakibatkan tubuh tidak dapat memasok darah yang cukup, sehingga dapat mengakibatkan tuli mendadak.

 

Dilansir dari Parenting First Cry, sebenarnya tidur pakai headset bukanlah hal yang dilarang. Namun dalam beberapa kasus, penggunaan headset yang terlalu masuk ke dalam telinga dan volume lagu yang sangat keras dalam jangka panjang dapat merugikan kesehatan Anda.

 

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah berbagai potensi bahaya menggunakan headset saat tidur.

 

1. Penumpukan kotoran telinga

Bahaya menggunakan headset saat tidur yang pertama adalah penumpukan kotoran telinga. Masalah ini dapat terjadi saat Anda menggunakan headset terlalu masuk ke dalam telinga.

 

Penggunaan headset yang terlalu masuk ke dalam dapat menghambat sirkulasi udara di dalam telinga sehingga membuat kotoran terdorong ke dalam gendang telinga.

Dalam jangka panjang, kotoran telinga dapat menumpuk dan sulit untuk dibersihkan.

 

2. Menyebabkan otitis eksternal

Bahaya pakai headset untuk tidur selanjutnya adalah otitis eksterna. Kondisi medis ini terjadi saat saluran telinga mengalami iritasi.

 

Perlu dipahami, saluran telinga memiliki fungsi yang penting karena menghubungkan telinga luar ke gendang telinga.

Otitis eksterna umumnya dialami oleh atlet renang. Namun, tidur pakai headset dalam jangka panjang juga dipercaya bisa menyebabkannya.

 

3. Mengundang nekrosis

Nekrosis juga menjadi salah satu bahaya headset saat tidur yang perlu diwaspadai, terutama jika headset yang Anda pakai ukurannya tidak pas. Sebab, bagian headset yang tidak pas tersebut dapat merusak jaringan di sekitar lubang telinga.

 

Nekrosis adalah kondisi medis yang ditandai dengan kematian jaringan. Jika hal ini terjadi di bagian telinga, jaringan di sekitarnya dapat rusak.

 

4. Mencekik leher

Menggunakan headset dengan kabel yang panjang dikhawatirkan dapat membuat leher Anda tercekik. Sebab, saat tubuh Anda bergerak ketika tidur, kabel dari headset juga bisa ikut bergerak dan berpotensi mencekik leher.

 

5. Mengakibatkan gangguan pendengaran

Salah satu akibat tidur pakai headset dalam jangka panjang adalah gangguan pendengaran, terutama jika volumenya terlalu besar dan durasinya lama.

 

Mendengarkan headset dalam volume yang terlalu besar dan durasi lama bahkan juga dipercaya bisa menyebabkan gangguan pendengaran permanen.

 

6. Telat bangun saat waktu darurat

Selain dipercaya bisa merugikan kesehatan, bahaya menggunakan headset saat tidur dianggap mampu merugikan kehidupan sehari-hari Anda.

 

Misalnya, saat Anda menyalakan alarm untuk terbangun di pagi hari, telinga Anda masih tertutup oleh headset dengan musik yang terlalu keras.

 

Situasi ini berpotensi dapat membuat Anda terlambat bangun saat waktu darurat, seperti telat masuk ke kantor atau sekolah. Kasus terparahnya mungkin Anda tidak terbangun saat terjadi kebakaran atau bencana alam.

 

7. Mengakibatkan Kerusakan Otak

Penggunaan earphone saat tidur tidak membuat otak kita benar-benar dalam keadaan istirahat. Suara yang masuk masih membuat otak mengolahnya, sehingga mengurangi istirahat otak.

 

Penggunaan earphone pada telinga saat mendengarkan musik memberikan dampak berupa hantaran elektromagnetik dan gelombang elektromagnetik ini lama-kelamaan dapat merusak sel-sel pada otak. 

 

Cara Mengatasi Susah Tidur Selain dengan Headset

Berikut adalah berbagai cara mengatasi susah tidur selain dengan menggunakan 

headset dan musik.

 

1.Yoga

Yoga adalah aktivitas yang dipercaya sebagai cara mengatasi susah tidur. Faktanya, sebuah studi yang dimuat dalam jurnal Alternative Therapies in Health and Medicine menyatakan, yoga mampu meningkatkan kualitas, efektifitas, dan durasi tidur.

 

2.Berolahraga

Berolahraga adalah cara mengatasi susah tidur yang juga menyehatkan tubuh. Dilansir dari sebuah studi dalam jurnal Pathologie-Biologie, berolahraga mampu meningkatkan produksi hormon serotonin dan mengurangi hormon stres alias kortisol. Hasilnya, Anda dapat tidur lebih nyenyak.

 

3.Aromaterapi

Aromaterapi dilakukan dengan cara menghirup wangi minyak atsiri atau essential oil untuk membuat Anda rileks. Minyak atsiri yang cukup populer digunakan untuk aroma terapi, di antaranya lavender dan peppermint.

 

Sebuah ulasan dari 12 studi yang dimuat dalam Journal of Alternative and Complementary Medicine, aromaterapi dianggap efektif untuk meningkatkan kualitas tidur.

 

4.White Noise

Jika Anda tidak bisa lepas dari musik saat tidur, cobalah gunakan white noise, seperti suara hujan, suara ombak di laut, hingga suara hutan yang menenangkan. Dikutip dari Sleep Foundation, white noise dapat membantu Anda untuk terlelap lebih cepat.

 

Semoga Bermanfaat ^^

 

Sumber : Dari Berbagai sumber

Kembali