Menjaga Hati, jangan Sampai Terpancing Emosi

March 27, 2024
Getty Images

Di bulan ramadan, selain menjalankan kewajiban berpuasa, kita juga perlu memperhatikan tentang pentingnya menjaga hati dan pikiran kita. Pertama-tama, mari kita pahami bahwa puasa tak hanya soal menahan diri dari makan dan minum. Puasa juga merupakan latihan bagi kita untuk menjaga hati dan pikiran dari hal-hal yang negatif.

 

Menjaga hati berarti menjaga keikhlasan kita dalam beribadah. Sebab, saat berpuasa, kita diuji untuk menahan hawa nafsu serta mengendalikan emosi. Kita pun diajarkan untuk mengendalikan amarah, keserakahan, dan segala bentuk keinginan yang dapat mengganggu keseimbangan jiwa kita. Dengan menjaga hati kita tetap bersih, maka kita bisa mendekatkan diri kita kepada Allah SWT. Selain itu, menjaga pikiran juga sangat penting selama bulan Ramadhan. Pikiran yang tenang dan fokus akan membantu kita mendalami makna sejati dari puasa.

 

Maka dari itu, mari hindarilah berbagai pikiran dan perbuatan yang negatif. Misalnya, ngegibah, iri hati, dan sejenisnya. Sebaiknya alihkan pikiran kita kepada hal-hal yang bermanfaat. Misalnya, membaca Al-Quran, berzikir, dan berdoa. Di bulan Ramadhan ini kita juga diajarkan untuk meningkatkan kesabaran kita. Saat lapar dan haus melanda, sejatinya ini adalah ujian kesabaran yang sebenarnya untuk kita semua. Intinya, dengan menjaga hati dan pikiran selama puasa, kita bakal merasakan banyak manfaat.

 

Berikut ini adalah Tips Menjaga Hati agar tidak julid dan terpancing emosi

1. Memperbanyak istigfar

Dengan memperbanyak istigfar dan mengucapkan nama Allah SWT, kita jadi selalu teringat dengan Allah SWT.Ketika kita selalu mengingat-Nya, kita pun akan menjadi takut untuk berperilaku negatif, seperti julid.

 

Dengan banyak mengucapkan istigfar dan mengingatnya, kita juga ingat untuk selalu meminta dan memohon ampun kepada Allah SWT atas dosa yang telah diperbuat.Salah satu cara menjaga hati dengan beristigfar juga agar hati kita senantiasa selalu bersih dengan mengingat Allah SWT.Istigfar juga bisa membuat hati menjadi lebih tenang dan ketika ingat Allah SWT perasaan ingin untuk melakukan julid pun hilang.


2. Mengikuti Kajian Islam

Mengikuti kajian menjadi salah satu upaya untuk menjaga hati agar terhindar untuk mudah melakukan julid.Dalam mengikuti kajian tentunya kita akan semakin mengenal ajaran agama Islam dan memahami makna puasa untuk belajar dan berlatih menahan hawa nafsu.Selain dapat semakin mengenal ajaran agama Islam dan memahami makna puasa lebih dalam, mengikuti kajian Islam juga membuat kita menjadi semakin dekat dengan Allah SWT.Berkumpul dan duduk bersama orang-orang shalih menjadi salah satu cara untuk mempertebal iman kita.

 

Namun, karena keadaan mengharuskan kita untuk melakukan jaga jarak sosial dan hindari perkumpulan, jadi kita bisa juga ikut kajian secara online. Meskipun kita mengikuti kajian via online, tetap saja kita sudah berkumpul dengan orang-orang baik dan shalih, kita pun akan terbawa baik serta memiliki pelajaran dan akhlak yang baik sesuai dengan ajaran Islam.

 

3. Unfollow orang yang suka julid

Mulai untuk membatasi diri dengan orang yang suka julid.Di dunia maya maupun di dunia nyata. Jika di dunia maya, unfollow-lah semua akun yang suka julid dan di dunia nyata mulailah untuk menjaga jarak dengan membatasi diri berinteraksi dengan orang yang memiliki kebiasaan julid.Tanpa disadari, lingkungan kamu bergaul menjadi pendorong untuk kamu melakukan hal yang tidak baik, seperti julid.

 

Daripada terbawa untuk melakukan julid, lebih baik menghindarinya kan supaya bisa terhindar dari dosa dan puasa kamu pun bisa khusyuk.Selain itu juga agar pahala puasa yang telah dikerjakan tidak hangus dikarenakan kita melakukan obrolan julid.


4. Menyibukkan diri dengan memperbanyak aktivitas

Memperbanyak aktivitas dan menyibukkan diri dengan hal-hal yang bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain juga menjadi salah satu cara kita terhindar dari keinginan untuk melakukan julid.

 

Cara ini membuat hidup kita menjadi lebih produktif dan efektif daripada melakukan julid yang tidak ada manfaat dan habisnya.Jika kamu sudah disibukkan dengan berbagai aktivitas yang menghabiskan waktu kamu, maka kamu pun tidak akan punya waktu untuk melakukan julid.Hari-hari kamu sudah terisi dengan hal-hal yang menyita waktumu sepanjang hari.

 

5. Memaknai arti puasa

Memahami dan memaknai arti puasa, mampu menahan diri dan hati dari hawa nafsu dan godaan-godaan duniawi yang bisa membatalkan puasa. Puasa adalah salah satu bentuk ketakwaan umat muslim kepada Allah SWT.Puasa bertujuan untuk mengajarkan umat muslim mampu mendidik jiwa untuk menguasai diri sendiri, menjaga hawa nafsu agar tidak manja dan mengikuti kemauan ego duniawi, mengasah rasa kesabaran dan ketabahan seorang muslim untuk bisa menjalani kehidupan semasa hidup.

 

Selain itu, dengan berpuasa kita juga belajar untuk mengerti orang lain, merasakan kesusahan dan kekurangan hidup yang dimiliki orang lain, kemudian menimbulkan rasa ingin tolong menolong kepada orang lain.

 

6. Mampu mengontrol diri

Berupaya melakukan apapun untuk menjaga hati dan diri dari melakukan julid tak akan sukses jika tidak berusaha melakukan hal yang satu ini.Mengontrol diri adalah kunci dari keberhasilan menjaga hati dan diri agar terhindar dari hal-hal yang kurang baik termasuk julid.Mengontrol diri dengan melatih diri sendiri untuk melakukan hal-hal yang baik,mengontrol pikiran dan prasangka kepada orang lain.

 

Tidak cepat berasumsi yang tidak baik kepada orang lain dan langsung mengomentarinya.Berpikir terlebih dahulu sebelum mengucapkan sesuatu dan berpikir sebelum bertindak. Hal ini bisa membuatmu terhindar dari melakukan julid.

 

Itulah semua tips agar kita dapat menjaga hati dan mengontrol diri kita di bulan ramadan yang penuh berkah ini, marilah gunakan waktu di bulan Ramadhan ini untuk membersihkan hati dan memperbaiki diri kita supaya bisa lebih baik lagi. Betapa pentingnya menjaga hati dan pikiran selama puasa Ramadhan.


Sumber:
Diolah dari berbagai sumber

Kembali