Hidup Sehat Tanpa Anemia
Zat besi adalah suatu zat dalam tubuh manusia yang erat dengan ketersediaan jumlah darah yang diperlukan. Dalam tubuh manusia zat besi memiliki fungsi yang sangat penting, yaitu untuk mengangkut oksigen dari paru-paru ke jaringan dan mengangkut electron di dalam proses pembentukan energi di dalam sel.
Kekurangan zat besi bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti kelelahan, warna kulit pucat, pusing, rasa nyeri dada, dan sesak napas. Nah, untuk itu penting bagi kamu menjaga asupan zat besi dalam tubuh.
Lalu, apa saja makanan yang mengandung zat besi itu?
Makanan yang Mangandung Zat Besi
1. Kurma
Kurma merupakan salah satu buah yang dikenal akan kandungan zat besinya. Buah ini memang umum dijumpai selama bulan Ramadhan. Tidak ada salahnya jika kamu mengonsumsinya secara teratur meskipun bukan di bulan Ramadhan ya!
Dalam 100 gram kurma setidaknya mengandung 4,79 miligram zat besi. Selain zat besi, buah dengan rasa manis ini juga dilengkapi dengan nutrisi dan mineral lain seperti kalsium, kalium, magnesium, hingga zinc.
2. Daging Merah
Daging sapi merupakan jenis daging merah paling tinggi kandungan zat besinya daripada daging kambing atau domba. Di dalam 100 gram daging sapi, terkandung sekitar 3 mg zat besi.
Meski begitu, hindari konsumsi daging merah secara berlebihan, karena dapat meningkatkan kadar kolesterol dan meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung dan stroke.

3. Ikan dan Makanan Laut
Berbagai jenis ikan, seperti ikan tuna, salmon, sarden, tongkol, dan ikan kembung, termasuk dalam makanan yang mengandung zat besi.
Selain ikan, berbagai jenis makanan laut, seperti tiram, juga tergolong sebagai makanan yang tinggi akan kandungan zat besi. Tak hanya itu, tiram diketahui juga kaya akan vitamin B12 yang dapat menjaga kesehatan saraf dan mendukung proses pembentukan sel darah merah.

4. Sayuran hijau
Bayam merupakan jenis sayuran hijau yang dikenal sebagai sumber zat besi paling baik. Di dalam 180 gram bayam, terkandung sekitar 7 miligram zat besi. Selain itu, bayam juga mengandung vitamin C yang dapat membantu proses penyerapan zat besi di dalam tubuh.
5. Kacang-kacangan
Beberapa jenis kacang-kacangan, seperti kacang almond, kacang polong, dan kacang kedelai, juga diketahui memiliki kandungan zat besi yang cukup tinggi. Tak hanya itu, kacang-kacangan juga kaya akan serat, magnesium, dan potasium, sehingga baik dijadikan pilihan makanan untuk diet yang mengenyangkan.
Selain mengonsumsi makanan mengandung zat besi seperti di atas, Kamu juga disarankan untuk mengonsumsi makanan tinggi vitamin C, karena dapat memaksimalkan penyerapan zat besi oleh tubuh seperti tomat, buah jeruk, kiwi, dan melon.
Resiko Tubuh Kekurangan Zat Besi
Anemia defisiensi besi adalah salah satu jenis anemia yang terjadi akibat tubuh kekurangan zat besi. Kondisi ini mengakibatkan penurunan jumlah sel darah merah yang sehat dalam tubuh.
Saat tubuh kekurangan zat besi, tubuh tidak dapat memproduksi hemoglobin yang cukup sehingga sel darah merah kekurangan hemoglobin. Akibatnya, pasokan oksigen di dalam darah berkurang dan tubuh tidak mendapat oksigen yang cukup. Hal ini dapat menyebabkan lemas, mudah lelah, bahkan sesak napas.
Anemia defisiensi besi pada ibu hamil dapat mengganggu perkembangan janin dan bayi. Selain itu, kondisi ini juga meningkatkan risiko kelahiran prematur, penyakit infeksi, hingga kematian ibu dan anak.
Anemia defisiensi besi adalah jenis anemia yang paling banyak terjadi, yaitu sekitar 50% dari seluruh jenis anemia yang ada.
Kebutuhan Zat Besi Harian
Kebutuhan zat besi setiap individu akan berbeda, semakin besar usia seseorang maka kebutuhan zat besinya juga akan lebih besar.
Saat dewasa, kebutuhan zat besi per hari menjadi 18 miligram. Sementara untuk wanita hamil, kebutuhannya lebih tinggi yakni 27 miligram per hari.
Namun saat tubuh kelebihan zat besi, organ penting seperti hati, jantung, dan pankreas akan dijadikan tempat penyimpanan kelebihan zat besi. Kondisi tersebut berisiko menjadi masalah serius yang mengancam jiwa.
Jadi tetap bijak ketika mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi ya.
Apabila kebutuhan zat besi tidak bisa terpenuhi dari makanan, Kamu juga bisa mengonsumsi suplemen zat besi guna mencegah terjadinya kekurangan zat besi, misalnya saja dengan mengonsumsi suplemen PROKURMA, suplemen yang memiliki 3 kombinasi manfaat sekaligus yang didapatkan dari Sari Kurma, Propolis dan Madu yang baik untuk kesehatan.
Selain itu, Anda juga perlu menghindari konsumsi teh bersama suplemen atau makanan yang kaya akan zat besi. Hal ini karena teh mengandung tanin yang dapat mengurangi penyerapan zat besi di dalam saluran cerna.
Semoga informasinya bermanfaat ^^.
Sumber : dariberbagai sumber.