Kanker, Gaya Hidup atau Keturunan?
Kanker merupakan penyakit yang disebabkan karena adanya kerusakan jaringan didalam tubuh. Kanker dapat terjadi pada siapa saja dan jenis penyakit kanker sangatlah beragam.
Secara global, American Cancer Society mencatat jumlah penderita kanker, berdasarkan data insiden, prevalensi, dan mortalitas kanker, mencapai setidaknya 18 juta penderita pada 2018. Dengan populasi dunia mencapai 7,7 miliar orang, angka prevalensi kanker mencapai 2,3 per seribu penduduk.
Di Indonesia, kanker merupakan penyakit ke-5 tertinggi yang menyebabkan kematian. Kanker dapat tumbuh di semua organ tubuh, seperti kulit, paru, hati, tulang, payudara dan sebagainya. Angka kanker tertinggi di Indonesia adalah paru untuk laki-laki dan payudara untuk perempuan.
Salah satu penyebab kanker adalah gaya hidup yang tidak sehat, seperti merokok, konsumsi makanan yang ada pengawet, dan mengonsumsi alkohol. Kanker juga dipengaruhi oleh faktor lingkungan, yaitu paparan sinar matahari yang berlebihan, sinar radiasi, dan bahan-bahan kimia.
Faktor risiko tersebut masih dapat Anda kendalikan. Namun, salah satu faktor risiko kanker yang sulit dikendalikan adalah genetik. Jika orang tua Anda menderita kanker, sebenarnya belum tentu Anda akan menderita kanker. Hanya saja faktor risiko Anda menjadi lebih tinggi.
Jenis-Jenis Kanker yang Disebabkan oleh Keturunan
Jenis kanker yang bisa disebabkan oleh genetik atau keturunan adalah Kanker payudara,Kanker ovarium,Kanker usus,Kanker rahim,Retinoblastoma,Limfoma Hodgkin,Limfoma non-Hodgkin,Melanoma dan Kanker prostat
Resiko kanker keturunan juga ditentukan oleh jarak hubungan dengan penderita kanker tersebut. Semakin dekat hubungan kekerabatan Anda dengan penderita, maka semakin tinggi risiko Anda. First-degree relatives (seperti ayah, ibu, anak, dan saudara kandung) memiliki risiko yang paling tinggi.
Lalu bagaimana cara mencegah kanker akibat Keturunan? apakah bisa?
Berikut Tips Mencegah Kanker Akibat Keturunan
1. Hindari Makanan yang Dibakar atau Diasap
Makanan yang dibakar atau diasap memiliki risiko lebih tinggi untuk memiliki kandungan oksidan yang bersifat merusak sel-sel tubuh kita. Dengan menghindari makanan ini, maka dapat membantu memperkecil risiko kanker.
2. Tidak Mengonsumsi Minuman Beralkohol
Hindarilah konsumsi minum-minuman beralkohol untuk mencegah kanker. Ada banyak penelitian yang telah menghubungkan konsumsi alkohol berlebihan dengan kanker.
3. Periksa Risiko Keturunan
Kenalilah penyakit yang ada di keluarga kita sendiri, dengan begitu kita bisa menilai dan mempelajari risiko penyakit tersebut.
4. Jauhi Rokok
Tidak hanya berisiko terkena kanker, ada banyak penyakit lainnya yang akan Anda alami jika merokok, seperti impotensi, penyakit jantung, bronkitis, dan gangguan janin. Jika Anda mau mencegah kanker, menghindari kebiasaan merokok merupakan langkah yang tepat
5. Konsumsi Makanan Tinggi Serat dan Antioksidan
Makanan kaya akan serat dan antioksidan sangat baik dalam mencegah kanker. Jadi, perbanyaklah konsumsi sayur dan buah-buahan segar.
6. Jaga Berat Badan Tetap Sehat dan Ideal
Mempertahankan berat badan yang sehat dapat menurunkan risiko berbagai jenis kanker, seperti kanker prostat, kanker payudara, kanker paru-paru, kanker usus besar, dan sebagainya.
Untuk menjaga berat badan, Anda dapat berolahraga sebanyak tiga kali seminggu dengan durasi minimal 30 menit setiap sesinya.
Cara Alami mencegah Kanker yang bukan karena faktor genetik.
Sama seperti pencegahan diatas, untuk resiko kanker bukan karena faktor genetik kita harus Menghindari makanan yang dibakar atau diasap, Menjauhi alkohol, Menghindari kebiasaan merokok, rutin berolahraga tapi ada tambahan lainnya seperti :
1. Menghindari makanan berlemak
Lemak memang diperlukan oleh tubuh, akan tetapi jika anda berlebihan dalam mengkonsumsinya lemak akan menumpuk dan memicu terjadinya kanker pada tubuh anda. Lebih baik hindari makanan berlemak, apalagi lemak tinggi.
2. Makan makanan kaya serat dan Antioksidan
Makanan yang kaya akan serat dan antioksidan sangat baik dalam mencegah kanker, hal ini sudah dibuktikan oleh para peneliti. Karena antioksidan merupakan salah satu zat yang sangat baik untuk mencegah kanker. Artikel terkait : "7 Makanan Berserat Tinggi yang Baik bagi Kesehatan"
3. Konsumsi vitamin A, C, dan E
Dengan mengkonsumsi vitamin A,C, dan E sangat baik untuk mencegah kanker. Selain fungsi sebagai vitamin untuk menambah daya tahan tubuh, vitamin ini juga mengandung antioksidan yang sangat baik untuk mencegah resiko terjadinya kanker.
4. Mengkonsumsi Teh Hijau
Polyphenol yang terdapat dalam teh hijau merupakan antioksidan paling potensial. Di mana dia mencegah penyebaran dan pertumbuhan sel kanker dalam darah. Beberapa penelitian menemukan bahwa orang yang minum teh hijau secara berkala bisa mencegah resiko kanker. Untuk lebih lengkapnya baca artikel ini "Manfaat Minum Teh Hijau untuk Kesehatan".
Lalu, Jika sudah terdiagnosa Kanker, Bagaimana?
Berobat Sakit, Tidak Berobat Makin Sakit
Seringkali penderita kanker menolak terapi manapun, dan lebih memilih caranya sendiri yang dirasa nyaman.
Bagi keluarga penderita yang terpenting dari pengobatan adalah kenyamanan penderita itu sendiri. Itulah sebabnya kita harus mengenali Jenis kanker dan berbagai jenis terapinya. Karena harus ditanamkan pemahaman rasional agar bisa memberikan referensi terkait langkah tepat apa yang harus di ambil dan di rekomendasikan ke keluarga atau orang yang kita kasihi.
Tapi Bagaimanapun Mencegah lebih baik daripada mengobati. Apabila Anda memiliki faktor kanker keturunan, jangan takut. Kendalikanlah faktor lain yaitu gaya hidup dan lingkungan. Caranya adalah dengan menjaga pola makan, tidak merokok dan minum alkohol, berolahraga, serta menghindari radiasi dan bahan kimia.
Semoga Bermanfaat ^^.
Sumber : Dari Berbagai Sumber